Rabu, 09 Maret 2016

Cara memonetisasi video di youtube mudah

Postingan kali ini saya akan membahas tentang cara monetisasi video youtube, agar video Anda bisa menghasilkan uang. Selain tempat berbagi video, Youtube juga menawarkan kerjasama kepada pengguna menjadi Mitra Youtube, dimana video Anda akan menghasilkan uang melalui monetisasi dengan menampilkan iklan di video Anda. Baca juga Cara Mendapatkan Uang Dari Youtube.

Sebelumnya Anda harus mengverifikasi akun youtube Anda dahulu. Setelah akun Anda terverifikasi, Anda akan dapat memonetisasikan video Anda.

Untuk menjadi mitra Youtube, setidaknya Anda sudah memiliki satu video yang disetujui untuk dimonetisasi. Dengan begitu, Anda berkesempatan untuk meningkatkan keterampilan dan jumlah pemirsa.

Bagaimana cara memonetisasi video saya?

Masuk ke akun youtube Anda, klik Dasbor > Setelan Saluran > Fitur, disitu ada tulisan Monetisasi lalu klik Aktifkan. Selanjutnya Anda akan dibawa ke tampilan berikutnya, lalu klik 'Aktifkan Akun Saya'. Lihat gambar dibawah:

Cara Monetisasi Video Youtube

Cara Monetisasi Video Youtube

Setelah video Anda dikirimkan dan disetujui untuk dimonetisasi, YouTube akan menempatkan iklan di dalam atau di dekat video Anda.

Bagaimana saya akan dibayar?

Pembayaran dikelola melalui akun Google AdSense. Anda harus mengaitkan akun AdSense ke akun YouTube Anda agar dibayar. Setelah Anda mengaitkan akun AdSense dengan akun YouTube, Anda akan memperoleh penghasilan yang dihasilkan dari iklan.

Penghasilan tergantung pada sejumlah faktor. Dua faktor kuncinya adalah jenis iklan dan harga iklan yang muncul dengan video Anda.

Anda dapat mengaktifkan atau menonaktifkan monetisasi untuk setiap video di Pengelola Video.

Agar video Anda layak dimonetisasi, Anda harus memiliki hak penggunaan komersial di seluruh dunia atas semua hal yang terkait dengan video dan tunduk pada Persyaratan Layanan dan Pedoman Komunitas.

Artinya Anda membuat sendiri semua yang ada di video dan Anda tidak menjual hak penggunaan komersial eksklusif kepada orang lain. Jika video Anda berisi konten yang dibuat oleh orang lain, Anda harus memiliki izin tertulis dari mereka untuk menggunakan dan menghasilkan uang dari video itu.

Jika video Anda tidak layak, video Anda mungkin akan dihapus dari YouTube. Sekian dulu postingan saya kali ini, semoga bermanfaat buat Anda. Terima Kasih..

Selasa, 08 Maret 2016

Cara Membuat Keju Sendiri Mudah

Bahan dan Peralatan:
a. Susu segar 10 liter
b. Rennet ¼ tablet, dilarutkan dengan air ¼ cangkir (50 ml)
c. Citric acid (asam sitrat) 20 ml atau 20 gram, diencerkan dengan air ½ cangkir (100 ml)
d. Garam 2 sendok makan (30 ml)
e. Termometer
f. Peralatan: panci 2 buah (dengan ukuran berbeda yang memungkinkan panci yang lebih kecil bisa masuk ke panci yang besar, kompor, baskom, spatula kayu, dan saringan santan (aluminium atau enamel).

Langkah-langkahnya:
1.     Pasteurisasikan susu dengan cara merebusnya hingga suhu 60 derajat Celsius dan dipertahankan selama 3 menit.
2.     Biarkan susu menjadi dingin (sekitar 35-40 derajat Celsius). Setelah dingin, campurkan asam sitrat yang telah diencerkan dengan air ke dalam susu. Aduk hingga rata. Tutup panci susu dan diamkan selama 5 menit.
3.     Setelah susu menjadi asam, campurkan 1/4 tablet rennet (enzim penggumpal) yang sudah diencerkan dengan air dingin. Aduk sebentar hingga rata. Diamkan selama 1 jam. Cairan susu akan terbagi menjadi dua bagian: gumpalan seperti tahu (curd) dan air bening kekuningan (whey). 
4.     Setelah menggumpal dengan kekenyalan seperti tahu Jepang, curd dipotong-potong berbentuk dadu. Jika gumpalan masih terlalu lembek seperti bubur, jangan terburu-buru dipotong, diamkan lagi selama 1-2 jam agar kekenyalannya bertambah. Setelah dipotong-potong, tiriskanwhey sebanyak-banyaknya sampai curd menjadi kesat. Sisihkan tiga sendok makan whey sebagai campuran larutan pembeku mozzarella.
5.     Isi baskom dengan air dingin (ditambah es batu). Tambahkan 2 sdm garam dan 3 sdm whey, aduk hingga rata dan larut. Sisihkan dulu di tempat dingin (sebaiknya di kulkas).
6.     Isi panci besar dengan air hingga ½ penuh, lalu rebus air hingga mendidih.
7.     Isi panci kecil dengan air hingga hampir penuh, tumpangkan ke dalam panci besar. Tunggu hingga air di panci kecil ini memanas hingga sekitar 75 derajat Celsius. Jaga suhu ini agar tidak bertambah panas. 
8.     Taruh saringan di atas panci kecil hingga bagian bawah saringan terendam air. Taruh sebagian potongan curd (sekitar 250 gram ke dalam saringan, jangan terlalu penuh, dikira-kira saja agar curd bisa kita lipat-lipat dan tekan-tekan dengan mudah di permukaan saringan.
9.     Dengan menggunakan spatula kayu, tekan-tekan dan lipat-lipat curd perlahan-lahan selama sekitar 10 menit. Setelah 10 menit, curd akan berubah teksturnya menjadi menyatu, lentur, dan mulur. Cek elastisitasnya dengan cara mencubitnya dan tarik ke atas. Jika sudah bisa menjulur seperti gulali, mozzarella sudah jadi.

Cara Membuat Sabun untuk Mandi Mudah

Setiap hari kita mandi, dan tentu dalam mandi tersebut kita menggunakan sabun, baik sabun berbentuk padat ataupun cair.
Tentu kita juga ingin tau, bagaimana cara membuat sabun mandi tersebut.
Nah kali ini Kerajinan Home Industry menyajikan cara membuat sabun mandi berbentuk padat atau batangan.
Ok Kita mulai, pertama kita kumpulkan Bahan-Bahan yang dibutuhkan :
  1. Minyak atau Lemak – Hampir semua minyak / lemak alami bisa dibuat menjadi sabun. Cari yang mudah saja seperti: Minyak Kelapa, Minyak Sawit, Minyak Zaitun, Minyak Jagung, Minyak Kedelai…
  2. NaOH / KOH – Untuk mengubah minyak / lemak menjadi sabun. Bisa beli di toko bahan kimia, ambil yang teknis saja.
  3. Air – Sebagai katalis/pelarut. Pilih air sulingan atau air minum kemasan. Air dari pam tidak bagus, banyak mengandung mineral.
  4. Essential dan Fragrance Oils – Sebagai pengharum. Beli di toko bahan kimia atau lainnya.
  5. Pewarna – Untuk mewarnai sabun. Bisa juga memakai pewarna makanan.
  6. Zat Aditif – Rempah, herbal, talk, tepung kanji/maizena dapat ditambahkan pada saat “trace”.
Setelah bahan-bahan kita lengkap langkah selanjutnya kita menyiapkan alat-alat yang dibutuhkan :
  1. Sebuah masker sederhana - Dipakai selama pembuatan larutan NaOH / KOH saja.
  2. Kacamata - Dipakai selama pembuatan larutan NaOH / KOH saja.
  3. Sepasang sarung tangan karet - Dipakai selama pembuatan sabun.
  4. Botol plastik - Untuk wadah air.
  5. Timbangan dapur (dengan skala terkecil 1 atau 5 gram).
  6. Kantong plastik kecil - Untuk menimbang NaOH/KOH.
  7. Sendok stainless steel atau plastik-polipropilen - Untuk menuangkan NaOH / KOH dan mengaduknya.
  8. Wadah dari gelas atau plastik-polipropilene - Untuk tempat larutan NaOH/KOH dengan air.
  9. Wadah dari plastik - Untuk menimbang serta tempat air dan minyak.
  10. Kain - Untuk menutup cetakan setelah diisi sabun.
  11. Plastik tipis - Untuk melapisi cetakan.
  12. Cetakan - untuk mencetak sabun cetakan sesuai selera anda.
  13. Blender dengan tutupnya.
  14. Kain - Untuk menutup blender.
Ok setelah semua bahan-bahan dan peralatan sudah lengkap berikut ini Cara pembuatan :
Berikut adalah resep sederhana untuk membuat sabun natural:
Bahan:
Resep#1 - sabun padat
  • 235 g Minyak Zaitun
  • 150 g Minyak Kelapa
  • 100 g Minyak Sawit
  • 74 g NaOH – Natrium hidroksida + 210 g Air
  • 10 cc fragrance + pewarna
(Proses Pada Suhu ruangan)
 
Resep#2 - sabun padat
  • 250 g Minyak Sawit
  • 140 g Minyak Kelapa
  • 100 g Minyak Jagung
  • 75.5 g NaOH – Natrium hidroksida + 210 g Air
  • 10 cc fragrance + pewarna
(Proses Pada Suhu ruangan)
  1. Timbang air dan NaOH / KOH, sesuai dengan Resep. Larutkan NaOH / KOH ke dalam air sejuk / dingin (Jangan menggunakan wadah aluminium. Gunakan stainless steel, gelas pyrex atau plastik-poliproplen). Jangan menuangkan air ke NaOH / KOH. Tuangkan NaOH / KOH ke dalam air sedikit demi sedikit. Aduk higga larut. Pertama-tama larutan akan panas dan berwarna keputihan. Setelah larut semuanya, simpan di tempat aman untuk didinginkan sampai suhu ruangan. Akan didapatkan larutan yang jernih.
  2. Timbang minyak (Minyak Kelapa, Minyak Sawit, Minyak Zaitun, Minyak Jagung, Minyak Kedelai...) sesuai dengan Resep.
  3. Tuangkan minyak yang sudah ditimbang ke dalam blender.
  4. Hati-hati dalam menuangkan larutan NaOH / KOH ke dalam minyak.
  5. Pasang cover blender, taruh kain di atas cover tadi untuk menghindari cipratan dan proses pada putaran terendah. Hindari jangan sampai menciprat ke muka atau badan anda. Hentikan blender dan periksa sabun untuk melihat tahap “trace”. “Trace” adalah kondisi dimana sabun sudah terbentuk dan merupakan akhir dari proses pengadukan. Tandanya adalah ketika campuran sabun mulai mengental. Apabila disentuh dengan sendok, maka beberapa detik bekas sendok tadi masih membekas, itulah mengapa dinamakan “trace”.
  6. Pada saat “trace” tadi anda bisa menambahkan pengharum, pewarna atau aditif. Aduk beberapa detik kemudian hentikan putaran blender.
  7. Tuang hasil sabun ini ke dalam cetakan. Tutup dengan kain untuk insulasi. Simpan sabun dalam cetakan tadi selama satu hingga dua hari. Kemudian keluarkan dari cetakan, potong sesuai selera. Simpan sekurang-kurangnya 3 minggu sebelum dipakai.

    penjelasan cara kerja nomor 1 untuk keselamatan.
    Natrium Hydroxide (NaOH) / Sodium Hydroxide / lye / caustic soda / soda api merupakan bahan utama selain minyak dalam pembuatan sabun. Melalui reaksi kimia, NaOH mengubah minyak atau lemak menjadi sabun. Selain itu NaOH juga diperlukan untuk membuat sampo dan body lotion.
    Dalam membuat larutan alkali (air + NaOH) ini, ada beberapa hal yang harus diperhatikan antara lain :
    1. Gunakan baju lengan panjang, kaca mata pelindung, masker dan sarung tangan karet. Prinsip kehati – hatian sangat diperlukan karena cairan ini bisa mengakibatkan kebutaan apabila terkena mata, atau mengakibatkan rasa terbakar apabila mengenai kulit. Sediakan pula cairan cuka, hal ini untuk mengantisipasi apabila kulit terkena cairan alkali.
    2. Lakukan di ruangan terbuka, misalnya di taman atau di tempat yang mempunyai udara bebas. Jangan menghirup udara yang keluar dari larutan ini.
    3. Selalu memasukkan NaOH ke dalam air (dengan pelan) dan bukan sebaliknya. Jika Anda melakukan sebaliknya, akan mengakibatkan letupan yang sangat berbahaya bagi kulit dan mata.
    4. Jauhkan dari jangkauan anak – anak / tidak melibatkan anak – anak sama sekali.
      Selamat Mencoba semoga bermanfa'at.

      Cara Membatik Mudah

      Bahan Dan Cara Membatik, Semula batik dibuat di atas bahan dengan warna putih yang terbuat dari kapas yang dinamakan kain mori. batik juga dibuat di atas bahan lain seperti sutera, poliester, rayon dan bahan sintetis lainnya. Motif batik dibentuk dengan cairan lilin dengan menggunakan alat yang dinamakan canting untuk motif halus, atau kuas untuk motif berukuran besar, sehingga cairan lilin meresap ke dalam serat kain.

      Kain yang telah dilukis dengan lilin kemudian dicelup dengan warna yang diinginkan, biasanya dimulai dari warna-warna muda. Pencelupan kemudian dilakukan untuk motif lain dengan warna lebih tua atau gelap. Setelah beberapa kali proses pewarnaan, kain yang telah dibatik dicelupkan ke dalam bahan kimia untuk melarutkan lilin.

      Bahan Dan Cara Membatik 

      1. Alat Pembatik

      A. Canting : untuk membatik di atas kain










      B. Diklik/Tempat Duduk : untuk tempat duduk saat membatik










      C. Wajan Dan Kompor : untuk mencairkan lilin batik










      D. Gawangan : untuk membentangkan kain/mori batik










      E. Canting cap dan Meja Cap : untuk membuat motif di atas kain batik







      F. Timbangan : untuk menimbang warna batik












      G. Gelas Ukur, Sarung Tangan, Gunting, Ember, Stik Besi untuk menghilangkan tetesan air di batik, Pensil, Penghapus, Kuas, Meteran, Setrika, dll yang penting adalah pada saat membatik.

      2. Bahan

      * Lilin Klowong : untuk membatik motif
      * Untuk membantu pembangkit warna ada: HCL, Garam Biru BB, Garam Kuning GC, Garam Orange GC
      * Untuk zat warna ada : Natrium Nitrit, Indigosol Violet B, Kostik, Indigosol Kuning IGK
      * Untuk Warna Dasar : Napthos AS, ASG, AS-OL, AS-BS
      * Lilin Tmebok : untuk menembok/menutupi bagian yang tidak dihendaki
      * Parafin : untuk membuat motif pecahan pada kain batik
      * Tro : untuk pembasah
      * Kertas Roti : untuk memngambar peta batik
      * Water Glass: untuk obat bantu
      *  taplak meja motif batik, birkolin ukuran 90 x 90 cm.

      Yang di atas adalah bahan dan alat di mana kita membuat batik  dan sekarang kita akan membuat

      bahan dan cara membatik
      Contoh Membuat batik taplak meja tamu :
      • Selendang dari tenunan ATBM ukuran 70
      • Kostik soda, 3 gr/L air dingin cm x 190 cm
      • TRO, 2 gram/L air
      • Lilin/malam klowong
      • Waterglass, 100 cc/L air panas
      • Lilin/malam tembok
      • Soda Abu, 10 gram /L air panas
      • Zat warna napthol, 5 gr/L air panas+dingin
      • Korek api, Garam pembangkit 10 gr/L air dingin
      • Plastik/kemasan

      Alat yang digunakan untuk membuat taplak meja tamu batik:
      • Canting tulis (cecek, klowong, tembok)
      • Kompor batik sumbu 8.
      • Kuas besar dan Kecil
      • Gawangan
      • Wajan kecil diameter 20 cm
      • Dingklik/tempat duduk pendek
      • Mangkok
      • Sendok plastik
      • Ember/bak pencelup
      • Sarung tangan
      • Ceret
      • Kompor minyak
      • Kompor gas
      • Kompor pompa
      • Kenceng
      • Serok
      • Jemuran
      • Seterika
      • Meja seterika

      PROSES PEMBUATAN PRODUK BATIK
      Teknik pembuatan selendang dengan teknik batik tulis adalah sebagai berikut:
      1. Mempola
      Yaitu memindahkan gambar pola dari kertas kedalam kain yang akan digunakan untuk
      membuat batik.

      2. Membatik atau melekatkan lilin Membatik yaitu melekatkan lilin pada kain sesuai dengan pola, untuk menutup sebagian kain agar tidak kemasukan warna. Ada tiga tahap pelekatan lilin yaitu:
      • Nglowong:melekatkan lilin yang pertama pada pola dasar atau kerangka dari motif tersebut.
      • Nembok: menutup kain setelah diklowong dengan menggunakan lilin yang lebih kuat. Nembok meliputi menutup permukaan tertentu dan memberikan isen-isen pada kain yang sudah diklowong.
      • Nerusi: mengulangi membatik dari bagian belakang mengikuti batikan pertama.

      3. Mewarna adalah memberikan warna pada kain yang sudah dibatik. Bagian yang tertutup malam nantinya akan tetap berwarna putih dan yang tidak tertutup malam akan kena warna. Zat warna untuk batik terdiri dari zat warna alam dan sintetis.

      4. Nglorod atau Menghilangkan lilin secara keseluruhan pada akhir proses pembuatan batik disebut
      mbabar, ngebyok, atau nglorod. Menghilangkan lilin secara keseluruhan ini dilakukan dalam air yang mendidih. Untuk mempermudah proses nglorod maka dalam air panas ditambahkan obat pembantu yaitu waterglass atau soda abu.
      Cara nglorod adalah kain yang sudah dibatik dibasahi terlebih dahulu kemudian dimasukkan dalam air mendidih yang sudah diberi obat pembantu. Setelah malamnya terlepas, kemudian diangkat dan langsung dicuci sampai bersih. Selanjutnya dijemur ditempat yang teduh tidak langsung kena sinar matahari.